Ketahanan Sosial Sebagai Hasil dari Dinamika Sosial Skala Lokal/ Global

Image

Penjelasan diagram di atas dapat dilihat seperti berikut :

Sistem Sosial

  • Lingkungan Sosial Manusia
  • Sistem Politik dan Sistem Ekonomi
  • Jejaring Sosial dan Institusi Sosial
  • Tempat Tinggal

Faktor Sosial

  • Derajat Integrasi ke Sistem Ekonomi Pasar Global meliputi : prevalensi upah/ gaji buruh, moneterisasi, mekanisasi, penggunaan teknologi, penanaman modal asing, orientasi dan ketergantungan ekspor, dan ketergantungan impor.
  • Derasnya Arus Pengetahuan dan Informasi global.
  • Derajat Integrasi ke dalam Tata Kehidupan Perkotaan.Penerapan Kebijakan Skala Internasional, Nasional, Non-Lokal berpengaruh terhadap wilayah (misalnya kebijakan terkait kependudukan, kesehatan dan pendidikan)

Faktor Komunal

  • ·Organisasi sosial reproduksi meliputi : sistem keluarga, pernikahan dan pertalian darah, serta prinsip turunan, warisan, dan suksesi.
  • Organisasi sosial produksi meliputi : stratifikasi dan pembagian kerja berdasarkan gender, usia, dan kelas sosial.
  • Organisasi sosial partisipasi politk meliputi : kepemimpinan lokal dan pola manajemen.
  • Organisasi sosial keagamaan meliputi : hukuman dan pahala yang memperkuat norma sosial yang berlaku.

Ketahanan Sosial

  • Tingkat perlindungan yang diberikan kepada penduduk rentan, termasuk di dalamnya penduduk lanjut usia, anak-anak, perempuan, orang dengan disabilitas, dan kelompok minoritas.
  • Tingkat dukungan yang diberikan kepada individu maupun keluarga/ rumah tangga rentan seperti keluarga miskin, orang tua tunggal, anak-anak dan penduduk lanjut usia yang terlantar, orang dengan disabilitas yang terlantar, dan penduduk yang termarjinalkan.
  • Tingkat partisipasi individu, kelompok dan keluarga dalam kehidupan sosial dan politik.
  • Tingkat konservasi/ keberlanjutan sumber daya lingkungan bagi penghidupan masyarakat lokal
  • Tingkat kontrol sosial terhadap kekerasan (rumah tangga, komunitas, dan lintas budaya)

Dari diagram tersebut dapat dilihat adanya hubungan timbal balik antara satu dengan yang lainnya,

Dinamika sosial dapat merujuk pada perubahan prilaku kelompok yang dihasilkan dari interaksi kelompok secara individu serta hubungan umpan balik antara prilaku individu dengan prilaku kelompok dari waktu ke waktu.

Dengan adanya dinamika sosial tersebut pastinya akan terdapat banyak interaksi sosial yang berkembang dalam masyarakat, tetapi tidak semuanya berbau positif, tetapi dapat negatif. Ketahanan sosial inilah yang digunakan untuk melihat atau mempengaruhi seberapa “tahan” masyarakat di dalam berinteraksi baik itu secara internal maupun eksternal. Dengan memiliki masyarakat yang “tahan” otomatis akan benyak hal positif yang akan di dapat.

Oke cukup untuk pengenalannya masalah ini, nah ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengukur mendekati seperti apa masyarakat yang “tahan” tersebut. yang dalam ini secara umum masyarakat Indonesia. tetapi hal tersebut mungkin akan saya jelaskan secara terperinci pada post yang lain.

CMIIW, saya juga masih belajar dalam bidang sosial, jadi mohon bimbingannya juga😀

terimaksih [W.]

dari berbagai sumber

About Direktori Statistika Indonesia

This ia blog of Nori Wilantika and Hendra. We are trying to leave a path of our study at Sekolah Tinggi Ilmu Statistik. Biar ilmu-ilmu yang didapat sewaktu kuliah ga cuma jadi butiran debu.. :)
This entry was posted in Sosial dan Kependudukan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s